Google+ Nyeri Pinggang (Panggul) dan Jepitan Syaraf

Nyeri Pinggang (Panggul) dan Jepitan Syaraf

Sunday, October 20th 2013. | Artikel Tentang Kesehatan
Share Button

Nyeri Pinggang (Panggul)  dan Jepitan Syaraf

Pinggang berfungsi menopang berat badan ketika Anda tidak membungkuk. Dalam artian, dalam posisi duduk, pinggang mendukung punggung bagian bawah dan bahu belakang saat kaki berpijak. Sedangkan ketika Anda berdiri, pinggang menjaga berat badan merata seimbang pada kedua kaki.

Hampir semua orang pernah merasakan nyeri pinggang atau kalau orang bilang kecetit. Duduk terlalu lama di dalam mobil saat bepergian, bermain komputer atau laptop, bermain golf, atau melakukan pekerjaan rumah tangga bisa jadi penyebab adanya nyeri pinggang ini. Tapi terkadang nyeri pinggang ini terjadi dari panggul hingga paha bagian belakang. Bisa jadi ini adalah PIRIFORMIS SINDROM. Kelainan ini seringkali tidak terdeteksi dengan balk, sehingga mengakibatkan keluhan menahun, dan tidak mendapatkan pengobatan dengan tepat. 

nyeri pinggang

PENYEBAB NYERI PINGGANG / PANGGUL

Kelainan ini disebabkan jepitan pada saraf skiatika oleh otot piriformis.Otot ini terletak pada bagian belakang panggul. Melekat pada bagian bawah tulang belakang dan tulang paha dan bersilangan dengan arah saraf skiatika.

nyeri pinggang

Otot piriformis merupakan otot yang penting bagi alat gerak bagian bawah. la berperan dalam stabilitasi gerakan panggul, dan juga berperan saat bagian paha bergerak memutar. Fungsi tubuh dalam berjalan, memindahkan berat badan  dari satu kaki ke kaki yang lain, dan mempertahankan keseimbangan tubuh membutuhkan kerja dari otot piriformis.Singkatnya semua gerakan panggul dan kaki membutuhkan peranan otot piriformis.

Saraf skiatika juga memegang peranan penting bagi tubuh. Persarafan otot pada alat gerak bawah sebagian besar berasal dari saraf ini.Jika terganggu, kemungkinan besar, terjadi gangguan pada gerakan sebagian besar otot alat gerak bawah.

Sayangnya, penyebab pasti kelainan ini tidak diketahui, namun ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab, diantaranya;

  • Otot piriformis kaku,akibat iritasi pada otot tersebut atau iritasi pada daerah sekitarnya. Misalnya radang pada sendi antara tulang sakrum dengan tulang iliak.
  • Otot menjadi mengencang, atau bengkak sebagai respon terhadap cedera.
  • Terjadi perdarahan pada otot piriformis, disebabkan terutama oleh trauma.

GEJALA DAN TANDA  NYERI PINGGANG / PANGGUL

Keluhan yang terjadi diawali dengan nyeri, kesemutan dan rasa baal pada daerah bokong. Nyeri dapat bertambah parah dan menjalar hingga ke tungkai bawah. Kadang nyeri dirasakan bertambah pada saat naik tangga, terdapat tekanan pada otot piriformis, duduk pada waktu lama, atau saat berlari. Perlu dicatat bahwa sebagian besar kasus radang pada saraf skiatika bukan disebabkan oleh sindrom piriformis.

DIAGNOSIS NYERI PINGGANG / PANGGUL

Untuk memastikan penyakit, dokter akan melakukan analisa dan pemeriksaan. Analisa ada tidaknya riwayat trauma sebelumnya, aktivitas berat seperti berlari atau duduk terlalu lama. Diagnosis ditegakkan berdasarkan keluhan penderita dan berdasarkan pemeriksaan fisik dengan memanipulasi otot piriformis agar muncul keluhan. Pada beberapa kasus, dapat ditemukan adanya keluhan akibat kontraksi atau adanya radang pada otot piriformis.Untuk menyingkirkan adanya jepitan saraf, misalnya diakibatkan penonjolan bantalan tulang belakang (herniasi diskus) dilakukan pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Pada pemeriksaan tersebut dapat diketahui ada tidaknya herniasi diskus.

PENGOBATAN NYERI PINGGANG / PANGGUL

Untuk mengobati sindrom piriformis, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan.

  • Pertama menghindari tekanan pada daerah yang memang terasa nyeri. Hindari aktivitas atau posisi yang dapat mengakibatkan penekanan pada otot piriformis yang pada akhirnya dapat menekan saraf skiatika. Pemberian es, penguapan dan istirahat menjadi salah satu pilihan.
  • Pengobatan fisioterapi dapat dilakukan dengan peregangan dan olahraga untuk mengurangi tekanan pada saraf skiatika.
  • Untuk mengatasi nyeri dapat diberikan obat anti inflamasi, pelemas otot, atau suntikan steroid untuk menghilangkan rasa nyeri.
  • Selain itu dapat diberikan suntikan botulinumtoxin (botox),tujuannya untuk mengurangi ketegangan otot piriformis,sehingga tekanan pada saraf skiatika berkurang. Beberapa penelitian menemukan bahwa suntikan botox lebih efektif dibandingkan kortikosteroid.
  • Tindakan pembedahan merupakan pilihan terakhir, jika semua pengobatan sudah tidak efektif.

PENCEGAHAN NYERI PINGGANG / PANGGUL

Sebagian besar kasus sindrom piriformis disebabkan olahraga atau gerakan berulang yang mengakibatkan penekanan pada otot piriformis.

  • Misalnya lari, beraktivitas pada permukaan yang tidak rata, misalnya di perbukitan. Untuk menghindari terjadinya penyakit ini, sebaiknya penderita menghindari aktivitas lari yang berlebihan, atau aktivitas berat di pegunungan, perbukitan, atau permukaan tidak rata lainnya.
  • Lakukan pemanasan yang memadai sebelum beraktivitas, dan pertahankan postur yang baik saat berlari, atau olahraga lainnya.
  • Jika nyeri muncul,hentikan aktivitas dan istirahat hingga nyeri berkurang.

Supaya tidak terjadi nyeri pinggang usahakanlah untuk istirahat yang cukup, supaya otot pun bisa beristirahat.Saat anda ingin gemuk dan padat cara terbaik adalah dengan olahraga dan memperhatikan asupan nutrisi terutama protein. Olahraga beban secara terus menerus memang bisa membentuk massa otot yang lebih besar dan lebih banyak, tapi juga rentan dengan nyeri pinggang yang disebabkan oleh iritasi pada otot piriformis. Istirahat yang cukup selain memberi waktu untuk otot memperbaiki diri, juga memberi jeda bagi otot piriformis untuk beristirahat.