Google+ Manfaat ASI dan Kandungan ASI Yang Tidak Didapatkan Pada Susu Formula

Manfaat ASI dan Kandungan ASI Yang Tidak Didapatkan Pada Susu Formula

Sunday, January 20th 2013. | Diet Ibu Hamil Dan Menyusui - Anak Dan Balita
Share Button

Berikut adadalah Manfaat dan Kandungan ASI yang tidak akan didapatkan pada Susu Formula.

Manfaat ASI

Aspek Psikologis. 

Rasa percaya diri ibu untuk menyusui 

Bahwa ibu mampumenyusui dengan produksi ASI yang cukup untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih saying terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.  

Interaksi Ibu dan Bayi

Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada rasanya bersatunya ibu-bayi tersebut. Pengaruh kontak langsung ibu-bayi. Ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.

 

Aspek Kecerdasan. 

Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi. Seperti telah diulas sebelumnya bahwa ASI mengandung Taurin, DHA dan AA yang penting untuk perkembangan sel otaknya. Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

 

Aspek Neurologis.

Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih cepat dan sempurna.

 

Aspek Ekonomis

Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 6 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.

Aspek Penundaan Kehamilan.

Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alatkontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL).

Program KB MAL adalah alami, yaitu lactational amenorrhea (tidak hadi saat menyusui). Yaitu masa ‘tidak subur’ setelah melahirkan, ditandai dengan tidak terjadinya haid saat sedang menyusui. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan kadar hormon reproduksi dalam tubuh ibu.

Pada umumnya hal ini terjadi pada 6 bulan setelah kelahiran, dikarenakan adanya program ASI (air susu ibu) eksklusif yaitu, bayi hanya mendapatkan asupan nutrisi dari ASI, bayi disusui setiap 4 jam sekali saat pagi – siang, dan 6 jam sekali saat sore – malam, bayi harus menyusui langsung dari puting ibu, bukan ASI dari pompa / disimpan.

Normalnya ibu akan kembali haid 14 bulan setelah kelahiran si adik kecil, tentu berbeda pada setiap ibu dan tergantung dari banyak faktor, salah satunya kekerapan menyusui si bayi.

 

Sekarang, Mari kita ketahui kandungan ASI lebih dalam yang penting untuk bayi dan proses tumbuh kembangnya.

Kolostrum

Kolostrum merupakan protein yang terdapat pada ASI. Kandungannya palingtinggi pada ASI hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Inilah pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Selain itu, kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA (Imunoglobulin A) untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare. Kandunganprotein,vitamin A yang tinggi, karbohidrat dan kandungan rendah lemak dalamkolostrum sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Kolostrum dalam ASI juga membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.

Whey dan Casein

ASI memiliki karakteristik mudah dicerna dalam saluran cerna bayi yang belum berkembang sempurna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut. ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untukpertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi yang mana banyak ditiru dan dibuat secara sintetis oleh banyak susu formula. Selain mengandung proteinyang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whey dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whey dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan padasusu sapi mempunyai perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.

 

Taurin, DHA dan AA

Taurin merupakan sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata. Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemaktak jenuh rantai panjang yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA  dalam ASI sangat mencukupi untuk menjaminpertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuhdapat dibentuk dari substansi pembentuknya yaitu masing-masing dari Omega 3(asam linolenat) dan Omega 6 (asam linoleat).

 

Faktor Imunitas

ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.

Immunoglobulin A (Ig A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig A tidakdiserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai viruspada saluran pencernaan.

Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat  zat besi di saluran pencernaan.

Lysosim, enzim yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi. Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) yaitu antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) yaitu antibodi  saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) yaituantibodi jaringan payudara ibu.

Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambatpertumbuhan bakteri yang merugikan.

Banyak sekali susu formula yang menawarkan segudang kelebihan dan keunggulan sehingga membingungkan para ibu dalam memilih susu yang pas bagi sang bayi. Sepertinya mereka belajar banyak dari “keajaiban” ASI. Kenapa kita harus bayar lebih mahal, ketika Tuhan telah menyiapkan ASI untuk buah hati?

Para Ibu, mari berikan ASI Eksklusif untuk buah hati, yuk!

Sumber: Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI,2001

tags: , , , ,