Google+ Apolipoprotein B100 dan Risiko Penyakit Jantung Koroner

Apolipoprotein B100 dan Risiko Penyakit Jantung Koroner

Friday, January 11th 2013. | Kolesterol dan Jantung
Share Button

Kolesterol Normal Tidak menjamin Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner

LDL atau yang lebih dikenal sebagai kolesterol jahat sangat berperan dalam mengakibatkan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Akan tetapi walaupun banyak pengobatan telah dilakukan dengan menurunkan konsentrasi LDL kolesterol, resiko PJK hanya menurun sekitar 50%.Oleh karena itu, sekarang banyak studi dilakukan untuk mempelajari faktor lain yang terkait dengan PJK.

Apa yang dimaksud dengan Apolipoptotein B-100 / APO B-100?

Dalam tubuh kita , transport lemak akan berlangsung dalam bentuk partikel lipoprotein(gabungan antara protein dan lemak). Lipoprotein ada berbagai macam, yang telah banyakdikenal adalah low density lipoprotein (LDL) dan high density lipoprotein (HDL).APO B-100 merupakan protein yang terdapat pada partikel-partikel lipoprotein yang dapat meningkatkan resiko PJK.Lebih dari 90% APO B-100 terdapat pada partikel LDL.

 

Mengapa APO B-100 Dinilai Penting ?

Lemak yang berlebihan dalam tubuh merupakan faktor resiko PJK karena lemal yang berlebihan dapat menempel pada dinding pembuluh darah sehingga akan terjadi penyumbaran pembuluh darah.Prosespenumpukan lemak didalam pembuluh darah ini dikenal sebagai ATEROSKLEROSIS.

Pada saat lemak masuk ke dalam pembuluh darah, lemak akan masuk dalam bentuk partikel lipoprotein, terutama dalam bentuk partikel LDL. APO B-100 sangat penting peranannya dalam aterosklerosis karena dengan adanya APO B-100, maka akan ada interaksi antara APO B-100 dengan bagian dinding pembuluh darah yang mengakibatkan partikel LDL tersebut tertahan di dalam dinding pembuluhg darah.Partikel lipoprotein (mengandung APO B) yang tertahan inilah yang akan meningkatkan resiko aterosklerosis karena partikel lipoprotein tersebut akan dirubah menjadi partikel berbahaya yang meningkatkan resiko PJK.

Siapa yang memerlukan Pemeriksaan APO B-100?

  • Individu dengan kondisi gangguan lemak/dislipidemia baik dengan konsentrasi kolesterol yang tinggi maupun trigliderida yang tinggi. Trigliserida yang tinggi akan meningkatkan resiko terbentuknya small dense LDL
  • Individu dengan nilai kolesterol LCD pada rentang normalpun memerlukan pemeriksaan APO B-100 karena apabila mengingat rasio Kolesterol LDL direk/APO B-100 <1,2 merupakan batas small dense LDL, bisa saja ditemukan kolesterol LDL normal tetapi APO B tinggi, dengan demikian dapat terbentuk small dense LDL
  • Individu yang mendapat pengobatan untuk gangguan lemak terutama pengobatan menggunakan kelompok statin.
  • Individu yang ingin melakukan uji saring kesehatan terutama untuk melihat profil lemak.

ilustrasi rawatlah jantung anda

Jadi penentuan konsentrasi APO B sangat bermanfaat untuk ditambahkan ke dalam pemeriksaan profil lemak untuk melihat adanya kondisi gangguan lemak, menentukan resiko PJK, melihat adanya small dense LDL dan menentukan keberhasilan terapi pengobatan menggunakan statin

Shake membuat sel tubuh & fungsi hormonal menjadi lebih sehat

tags: , , , , , , , , , ,