Google+ Jantung dan Wanita

Jantung dan Wanita

Saturday, February 2nd 2013. | Kolesterol dan Jantung
Share Button

Penyakit jantung bisa menjadi penyebab kematian, baik pada pria maupun wanita, Diamerika tingkat kematian pria dan wanita karena penyakit jantung adalah sama. Banyak yang berpikir bahwa penyakit jantung adalah “penyakit pada pria”, padahal dalam kenyataannya tidak.

Jika para wanita tidak menyadari bahwa mereka juga mempunyai resiko yang sama besarnya dengan pria, maka wanita tidak akan memperhatikan dengan seksama gejala awal penyakit jantung. Dan bila pengetahuan ini tidak punya maka tingkat resiko serangan jantung menjadi lebih besar. Dan bila terlambat , maka kemungkinan terburuk bisa terjadi. Penyakit jantung menyerang wanita pada usia yang lebih tua dibanding dengan pria.Dan bila gejala-gejala awal tidak mengetahuinya, bila terserang jantung maka akan lebih sulit untuk sembuh.

Berikut adalah Faktor penyebab penyakit jantung, yang berbeda pada wanita dibanding dengan pria :

Tanda – Tanda serangan Jantung pada wanita :

Tidak Mengalami Nyeri Dada

 

Jantung dan Wanita - serangan jantung tidak menyebabkan nyeri dada pada wanita

Bila tanda -tanda seperti  tertekan, sesak, dan dada seperti diremas adalah tanda-tanda serangan jantung pada pria, banyak wanita tidak tahu bahwa mereka bisa terkena serangan jantung tanpa ada gejala-gejala klasik. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (JAMA) menemukan bahwa di antara pasien serangan jantung, wanita sebagian besar tidak merasakan nyeri dada. Menurut AHA, seorang wanita mengalami serangan jantung lebih cenderung merasakan  gejala seperti sesak napas, mual dan muntah,  atau nyeri rahang.

Wanita sering kali tidak berpikir bahwa mereka sedang mengalami serangan jantung dan membuang-buang waktu sebelum memanggil ambulans, atau lebih buruk, tidak mencari pengobatan medis sama sekali. Sangat penting untuk mengetahui gejalanya  dan pergi ke rumah sakit secepatnya.

“Pasien tanpa nyeri dada  cenderung tidak diperhatikan di rumah sakit, diperlakukan kurang cepat, dan memiliki hampir dua kali lipat angka kematian jangka pendek dibandingkan dengan mereka yang mengalami gejala MI [miokard infark, istilah lain untuk serangan jantung]. Sehingga di butuhkan pengetahuan tentang penyakit jantung pada wanita, baik pasien maupun pihak  rumah sakit.

Penelitian yang sama menemukan bahwa wanita yang lebih muda juga memiliki resiko seranganjantung yang berujung pada kematian berikut daripada laki-laki dalam kelompok usia yang sama.Tidak adanya nyeri dada pada serangan jantung pada wanita serta kurang tanggapnya rumah sakit dan pasien sering kali menjadi penyebab kematian, dibanding dengan mereka yang mengalami serangan jantung, tetapi menunjukkan gejala-gejala yang khas.

CATATAN : Nyeri dada adalah tanda serius serangan jantung, terlepas dari jenis kelamin atau usia. Meningkatkan kesadaran perempuan tentang tanda-tanda potensial lainnya dari serangan jantung adalah penting !

 

Sumbatan pada pembuluh darah

 

Jantung dan Wanita - Sumbatan Pembuluh darah

 

Data yang disajikan pada pertemuan tahunan 2011 Masyarakat Radiologi Amerika Utara (RSNA) menunjukkan cara yang berbeda tentang risiko penyakit jantung baik pada pria maupun wanita, Peneliti menggunakan CT angiografi koroner (CTA)untuk tes invasif, Tes invasif dilakukan untuk menilai penyumbatan arteri koroner.

Mereka menemukan bahwa wanita dengan plak yang banyak di pembuluh darahnya dan mengalami aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dengan luas yang sama dengan pria, lebih besar resiko terkena penyakit jantung dibanding pria.Penelitian ini memberitahu kita bahwa plak koroner yang luas lebih mengkhawatirkan pada wanita daripada jumlah yang setara pada pria,” kata John W. Nance Jr, MD, seorang warga radiologi di Johns Hopkins Hospital di Baltimore, Md, dalam sebuah rilis  penelitian.

 

Metabolisme

Jantung dan Wanita - Metabolisme Tidak Bagus

 

Ketika anda pergi ke tempat pencegahan penyakit jantung, anda harus mengetahui nomer anda yaitu, ukuran kengan, tinggi rendahnya kadar lemak  trigliserida, gula darah, , kolesterol total, dan tekanan darah. Hal – hal tersebut bila terjadi bersama disebut sebagai gangguan metabolisme, yang akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke. Tetapi resikom ini justru lebih besar pada wanita. Mengapa?

Riset berspekulasi, ini mungkin ada hubungannya dengan perbedaan pria dan wanita dalam menangani berat badannya, dan juga menopause.

 

 Emosi

Jantung dan Wanita - Emosi

 

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Archives of General Psychiatry menemukan hubungan antara depresi dan masalah jantung dan kematian. Pada wanita dengan riwayat depresi, mereka menemukan bahwa wanita depresi memiliki risiko lebih besar untuk menderita penyakit kardiovaskular,tiga kali lebih tinggi dari pada laki-laki.

Ketika Anda berpikir tentang hal ini, ini masuk akal. Wanita depresi mungkin lebih cenderung untuk mengambil kebiasaan yang tidak sehat (seperti melewatkan gym, makan buruk dan merokok) untuk menangani emosi mereka. untuk itu  direkomendasikan skrining depresi sebagai bagian dari evaluasi risiko untuk mencegah penyakit jantung pada wanita karena depresi dapat mempengaruhi apakah perempuan mengikuti saran dokter mereka atau tidak.

 

Merokok

Merokok meningkatkan serangan jantung pada wanita
Merokok mempunyai resiko  25 persen lebih tinggi untuk menyebabkan penyakit jantung pada wanita dibandingkan pria, menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam The Lancet. CDC statistik dari tahun 2008 sebanyak 21,1 juta adalah perokok perempuan.

Memang belum bisa ditemukan  hubungan antara perbedaan kelamin untuk resiko merokok. Tetapi para ahli berspekulasi bahwa tubuh wanita lebih banyak menyerap karsinogen dibandung tubuh pria.Tetapi bila dilihat jumlahnya memang penderita jantung pada wanita perokok semakin naik dari waktu-kewaktu.

 

Level Estrogen

Jantung dan Wanita - Estrogen

Usia menopause meningkatkan resiko untuk terkena penyakit jantung, hal ini karena kandungan hormon estrogen yang munurun mempengaruhi kesehatan jantung. Bukan hanya resiko  jantung saja bila perempuan mengalamai menopause. Diabetes dan osteoporosis juga merupakan resiko pada wanita yang mengalami menopause.

Pada usia muda, pada seorang wanita estrogennya akan mencegah penyumbatan pada pembuluh darah dengan cara mencegah sel darah putih menempel pada pembuluh darah.

Selain faktor menopause, resiko akan meningkat jika wanita tersebut juga merokok dan terkena diabetes.

Pada saat menstruasi, resiko terkena serangan jantung juga dapat terjadi, karena pada saat ini hormon estrogen berada pada level terendah.

 

Minum Aspirin

Jantung dan Wanita - Minum Aspirin meningkatkakn serangan jantung pada wanita

 

Minum dan terapi aspirin pada pria dapat mengurangi serangan jantung pertama kali , tetapi pada wanita justru sebaliknya. Oleh karena itu minum aspirin atau terapi aspirin untuk meredakan sakit kepala, harus dengan persetujuan dari dokter.

Komplikasi Kehamilan (PreeClamsia)

Jantung dan Wanita - Faktor Resiko Komplikasi Kehamilan

 

Pada awal tahun 2011 , AHA (American Heart Assosiation) mengeluarkan cara terbaru untuk pencegahan penyakit jantung pada wanita, termasuk hal – hal yang menjadi penyebab naiknya resiko terkena penyakit jantung,yaitu : lupus, rheumatoid arthritis, dan komplikasi kehaamilan (preeclamsia).

Preeclamsia membuat resiko terkena jantung , stroke , dan pembekuan vena  naik 2x lipat pada 5 sampai 15 tahun setelah kehamilan.

 

tags: , ,